Breaking

Showing posts with label Tugas Sekolah. Show all posts
Showing posts with label Tugas Sekolah. Show all posts

Tuesday, April 14, 2020

April 14, 2020

CARA CEPAT MENGEXPORT KONTEN WORDPRESS MENJADI FILE XML

Assalamualaikum wr. Wb

Kenapa sih kita harus mengexport konten WordPress? Alasannya banyak! Bisa untuk keamanan, untuk keperluan pindah domain dan hosting, untuk membuat blog dummy, untuk disimpan di WordPress offline, dan sebagainya. Apapun alasannya, yang jelas export konten WordPress itu caranya sangat beragam. Khusus untuk domain self hosted atau hosting sendiri, backup seluruh konten WordPress bisa dari pintu cPanel (khusus shared hosting), sedangkan untuk yang VPS lain lagi ceritanya. Namun bagi WordPresser yang masih numpang di domain WordPress.com, export konten bisa dilakukan dari halaman Dashboard.

Dari banyaknya alasan export konten WordPress seperti yang sudah dijelaskan diatas, disini saya akan memberikan keterangan bagaimana cara export sekaligus import konten WordPress untuk dipasang di WordPress offline. Kenapa dinamakan WordPress offline? Jawabannya kita bisa oprek konten WordPress tanpa harus memiliki koneksi internet. Layaknya WordPress online, pada versi offline juga tidak ada bedanya. Kita bisa membuat artikel, membuat halaman, install plugin, install template, dan sebagainya. 

Berikut Cara Export Dan Import Konten WordPress Dari Online Ke Offline

Yang kita perlukan untuk melakukan praktik ini adalah file format XML yang didalamnya berisi seluruh konten WordPress mulai dari artikel, komentar, gambar, dan sebagainya. Lalu untuk apa sih report mengexport konten WordPress dari online ke offline? Jawaban diantaranya adalah untuk mengedit konten WordPress tanpa harus koneksi ke internet..
Silakan Anda login ke halaman Dashboard yang akan diambil (backup) kontennya untuk melakukan export. Kemudian Anda klik pilih menu Tools > Export. Jika Anda ingin melakukan export seluruh konten, caranya gampang tinggal pilih opsi All content. Namun jika Anda ingin backup bagian tertentunya saja silakan sesuaikan, misal hanya postingan artikelnya saja maka pilih opsi Post. Setelah itu klik pilih tombol Download Export File. Tunggu beberapa saat karena komputer Anda sedang download file XML. Lama proses download tergantung ukuran file XML WordPress.
cara-export-dan-import-konten-wordpress-2
      Setelah proses download selesai, kini Anda sudah memperoleh file format XML yang didalamnya berisi seluruh konten WordPress. Simpanlah baik-baik jika file XML tersebut untuk keamanan. Namun jika file XML tersebut untuk dipindahkan ke WordPress offline maka silakan ikuti artikel ini sampai selesai.
Setelah proses download selesai, kini Anda sudah memperoleh file format XML yang didalamnya berisi seluruh konten WordPress. Simpanlah baik-baik jika file XML tersebut untuk keamanan. Namun jika file XML tersebut untuk dipindahkan ke WordPress offline maka silakan ikuti artikel ini sampai selesai.
WordPress offline yang akan saya gunakan adalah Instant WordPress. Silakan login di halaman Dashboard Instant WordPress dengan URLhttp://127.0.0.1:4001/wordpress/wp-admin. Pastikan sebelum melakukan Import file XML di WordPress offline Anda sudah menginstall Plugin WordPress Importer.
cara-export-dan-import-konten-wordpress-3
Kemudian setelah menginstall Plugin WordPress Importer, Anda klik pilih menu Tools > Import. Karena file XML yang akan kita Import kita dapat dari WordPress, maka pada opsi WordPress Anda klik pilih Run Importer.
cara-export-dan-import-konten-wordpress-4
Silakan Anda masukkan file XML yang sudah di download tadi dengan klik pilih tombol Choose File kemudianUpload file and import. Sayangnya WordPress hanya memberi ukuran maksimal upload sebesar 2 MB saja. Lalu bagaimana jika file XML Anda ukurannya lebih dari 2 MB? Anda meski membagi file XML tersebut menjadi beberapa part hingga masing-masing part memiliki ukuran maksimal yang direkomendasikan WordPress. Anda bisa melakukan split file XML dengan aplikasi The WXR File Splitter
cara-export-dan-import-konten-wordpress-5
Ok kini seluruh konten WordPress online Anda sudah berpindah ke WordPress offline. Untuk melakukan hal serupa, misal dari offline ke online caranya tidak berbeda dengan cara yang sudah dijelaskan diatas. Intinya Anda harus install Plugin WordPress Importer pada halaman Dashboard yang akan dilakukan Import File XML. Kemudian jika file XML tersebut ukurannya melampui batas, maka silakan split dulu menjadi beberapa bagian.

Wassalamu'alaikum wr. Wb

Tuesday, July 30, 2019

July 30, 2019

MEMBUAT LOGIN DAN LOGOUT

Assalamu'alaikum wr.wb 


Pendahuluan
 Alhamdulillah kita masih dapat bertemu meski lewat sebuah tulisan... Ya kali ini saya akan memberi sedikit tutorial tenteng membuat Login dan Logout.

Maksud dan Tujuan
 Agar paham tentang cara pembuatan login dan logout serta paham bagaimana cara alur kerjanya.

Pembahasan
Terlebih dahulu buatlah database, dalam contoh ini saya menggunakan phpMyAdmin.

1. Buat database dengan nama latihan.


2. Buat tabel dengan nama User dan isikan 3 untuk jumlah kolom yang akan dibuat.


3. Kemudian isikan ke 3 kolom yang telah dibuat tadi seperti berikut :


Jika sudah silahkan tekan tombol save untuk menyimpan field yang telah kita isikan.
Apabila langkah diatas telah dilalui berati database telah selesai dibuat dan siap digunakan. Langkah berikutnya adalah membuat form dan proses PHP ke database MySQL.
Disini diperlukan beberapa file yang harus dibuat.
1. koneksi.php
2. index.php
3. daftar.php
4. prosesdaftar.php
5. login.php
6. proseslogin.php
7. logout.php
1. Sebelum ke pembuatan form daftar dan login saya minta untuk membuat file koneksi.php untuk menghubungkan ke database, dengan kode dibawah ini. Pilih salah satu

mysql_connect

<?php
   $hostname  = "localhost";
   $username  = "root";
   $password  = "";
   $dbname  = "latihan";
   $db = mysql_connect($hostname, $username, $password) or die ('Koneksi Gagal! ');
   mysql_select_db($dbname);
?>

mysqli

<?php
   $hostname  = "localhost";
   $username  = "root";
   $password  = "";
   $dbname  = "latihan";
   $db = new mysqli($hostname, $username, $password, $dbname);
?>

PDO

<?php
   $hostname  = "localhost";
   $username  = "root";
   $password  = "";
   $dbname  = "latihan";
   $db = new PDO('mysql:dbname='.$dbname.';host='.$hostname, $username, $password);
?>
2. Lalu buatlah file dengan nama index.php dimana file ini akan ditampilkan ketika login sukses, isikan dengan kode dibawah :
<?php
session_start();
if(!isset($_SESSION['username'])) {
   header('location:login.php'); 
} else { 
   $username = $_SESSION['username']; 
}
?>

<title>Halaman Sukses Login</title>
<div align='center'>
   Selamat Datang, <b><?php echo $username;?></b> <a href="logout.php"><b>Logout</b></a>
</div>
3. Buatlah file dengan nama daftar.php dan isikan dengan code dibawah ini.
<?php
   session_start();
   if(isset($_SESSION['username'])) {
   header('location:index.php'); }
?>

<title>Form Pendaftaran</title>
<div align='center'>
  <form action="prosesdaftar.php" method="post">
  <table>
  <tbody>
  <tr><td colspan="2" align="center"><h1>Daftar Baru</h1></td></tr>
  <tr><td>Username</td><td> : <input name="username" type="text"></td></tr>
  <tr><td>Password</td><td> : <input name="password" type="password"></td></tr>
  <tr><td colspan="2" align="right"><input value="Daftar" type="submit"> <input value="Batal" type="reset"></td></tr>
  <tr><td colspan="2" align="center">Sudah Punya akun ? <a href="login.php"><b>Login</b></a></td></tr>
  </tbody>
  </table>
  </form>
</div>
4. Sekarang buat file prosesdaftar.php untuk melakukan proses yang diminta pada file daftar.php. Pilih salah satu.

mysql_connect

<?php
   require_once("koneksi.php");
   $username = $_POST['username'];
   $pass = $_POST['password'];
   $cekuser = mysql_query("SELECT * FROM user WHERE username = '$username'");
   if(mysql_num_rows($cekuser) > 0) {
     echo "<div align='center'>Username Sudah Terdaftar! <a href='daftar.php'>Back</a></div>";
   } else {
     if(!$username || !$pass) {
       echo "<div align='center'>Masih ada data yang kosong! <a href='daftar.php'>Back</a>";
     } else {
       $simpan = mysql_query("INSERT INTO user(username, password) VALUES('$username','$pass')");
       if($simpan) {
         echo "<div align='center'>Pendaftaran Sukses, Silahkan <a href='login.php'>Login</a></div>";
       } else {
         echo "<div align='center'>Proses Gagal!</div>";
       }
     }
   }
?>

mysqli

<?php
   require_once("koneksi.php");
   $username = $_POST['username'];
   $pass = $_POST['password'];
   $sql = "SELECT * FROM user WHERE username = '$username'";
   $query = $db->query($sql);
   if($query->num_rows != 0) {
     echo "<div align='center'>Username Sudah Terdaftar! <a href='daftar.php'>Back</a></div>";
   } else {
     if(!$username || !$pass) {
       echo "<div align='center'>Masih ada data yang kosong! <a href='daftar.php'>Back</a>";
     } else {
       $data = "INSERT INTO user VALUES (NULL, '$username', '$pass')";
       $simpan = $db->query($data);
       if($simpan) {
         echo "<div align='center'>Pendaftaran Sukses, Silahkan <a href='login.php'>Login</a></div>";
       } else {
         echo "<div align='center'>Proses Gagal!</div>";
       }
     }
   }
?>

PDO

<?php
   require_once("koneksi.php");
   $username = $_POST['username'];
   $pass = $_POST['password'];
   $query = $db->prepare("SELECT * FROM user WHERE username = ?");
   $query->execute(array($username));
   if($query->rowCount() != 0) {
     echo "<div align='center'>Username Sudah Terdaftar! <a href='daftar.php'>Back</a></div>";
   } else {
     if(!$username || !$pass) {
       echo "<div align='center'>Masih ada data yang kosong! <a href='daftar.php'>Back</a>";
     } else {
       $sql = $db->prepare("INSERT INTO user (username, password) VALUES (?, ?)");
       $simpan = $sql->execute(array($username, $pass));
       if($simpan) {
         echo "<div align='center'>Pendaftaran Sukses, Silahkan <a href='login.php'>Login</a></div>";
       } else {
         echo "<div align='center'>Proses Gagal!</div>";
       }
     }
   }
?>
5. Selanjutnya adalah membuat file login.php dengan kode dibawah.
<?php
   session_start();
   if(isset($_SESSION['username'])) {
   header('location:index.php'); }
   require_once("koneksi.php");
?>

<title>Form Login</title>
<div align='center'>
  <form action="proseslogin.php" method="post">
  <h1>Masuk</h1>
  <table>
  <tbody>
  <tr><td>Username</td><td> : <input name="username" type="text"></td></tr>
  <tr><td>Password</td><td> : <input name="password" type="password"></td></tr>
  <tr><td colspan="2" align="right"><input value="Login" type="submit"> <input value="Batal" type="reset"></td></tr>
  <tr><td colspan="2" align="center">Belum Punya akun ? <a href="daftar.php"><b>Daftar</b></a></td></tr>
  </tbody>
  </table>
  </form>
</div>
6. Agar file login dapat berjalan buatlah file proseslogin.php dengan kode dibawah. Pilih salah satu.

mysql_connect

<?php
   session_start();
   require_once("koneksi.php");
   $username = $_POST['username'];
   $pass = $_POST['password'];
   $cekuser = mysql_query("SELECT * FROM user WHERE username = '$username'");
   $hasil = mysql_fetch_array($cekuser);
   if(mysql_num_rows($cekuser) == 0) {
     echo "<div align='center'>Username Belum Terdaftar! <a href='login.php'>Back</a></div>";
   } else {
     if($pass <> $hasil['password']) {
       echo "<div align='center'>Password salah! <a href='login.php'>Back</a></div>";
     } else {
       $_SESSION['username'] = $hasil['username'];
       header('location:index.php');
     }
   }
?>

mysqli

<?php
   session_start();
   require_once("koneksi.php");
   $username = $_POST['username'];
   $pass = $_POST['password'];   
   $sql = "SELECT * FROM user WHERE username = '$username'";
   $query = $db->query($sql);
   $hasil = $query->fetch_assoc();
   if($query->num_rows == 0) {
     echo "<div align='center'>Username Belum Terdaftar! <a href='login.php'>Back</a></div>";
   } else {
     if($pass <> $hasil['password']) {
       echo "<div align='center'>Password salah! <a href='login.php'>Back</a></div>";
     } else {
       $_SESSION['username'] = $hasil['username'];
       header('location:index.php');
     }
   }
?>

PDO

<?php
   session_start();
   require_once("koneksi.php");
   $username = $_POST['username'];
   $pass = $_POST['password'];
   $query = $db->prepare("SELECT * FROM user WHERE username = ?");
   $query->execute(array($username));
   $hasil = $query->fetch();
   if($query->rowCount() == 0) {
     echo "<div align='center'>Username Belum Terdaftar! <a href='login.php'>Back</a></div>";
   } else {
     if($pass <> $hasil['password']) {
       echo "<div align='center'>Password salah! <a href='login.php'>Back</a></div>";
     } else {
       $_SESSION['username'] = $hasil['username'];
       header('location:index.php');
     }
   }
?>
7. Dan yang terakhir adalah membuat file logout.php untuk menghapus session yang telah digunakan, isi dengan kode dibawah.
<?php
   session_start();
   session_destroy();
?>

<div align="center">
  <h2>Anda telah berhasil logout..</h2>
  Silahkan klik <a href="login.php">disini</a> untuk login kembali
</div>
 
Penutup
   Nah itulah tutorial cara membuat halaman login dan logout. Sekian yang dapat saya share pada hari ini semoga dapat bermanfa'at buat semuanya..Terima kasihh.
 
 Wassalamu'alaikum wr.wb 

Thursday, February 21, 2019

February 21, 2019

Menginstall Netbeans di Windows

             Assalamu'alaikum Wr. Wb
A. Pendahuluan
  Pada Kesempatan kali ini saya akan share pengalaman saya menginstall Neatbens pada Windows
B. Latar Belakang
       Netbeans tidak hanya dapat digunakan buat java saja, karena Netbeans dapat di gunakan untuk bahasa pemograman lain seperti C/C++, Ruby, dan PHP. NetBeans GUI Builder sangat cocok untuk digunakan dalam pengembangan sistem berskala Enterprise.
C. Pengertian
      NetBeans adalah suatu serambi pengembangan perangkat lunak yang ditulis dalam bahasa pemrograman Java. Serambi Pada NetBeans, pengembangan suatu aplikasi dapat dilakukan dimulai dari setelan perangkat lunak modular bernama modules. Semula, aplikasi NetBeans IDE ini diperuntukkan bagi pengembangan dalam Java.
E. Pembahasan
Cara Install NetBeans
  Hal pertama yang harus kamu tahu sebelum melakukan install aplikasi NetBeans di komputer, pastikan kamu sudah install Java JDK juga JRE di komputer kamu. Keduanya merupakan software pembantu agar bisa menjalankan NetBeans di komputer. Silahkan download JDK dan JDR melalui link dibawah ini
1. Java SE Development Kit 8
2. Java SE Runtime Environment 8
3. NetBeans IDE Download
Langkah 1
Silahkan download JDK (Java SE Development Kit 8) melalui link diatas, kemudian install di komputer kamu.
Langkah 2
Silahkan download JRE (Java SE Runtime Environment 8) melalui link diatas, kemudian install di komputer kamu dengan cara yang sama seperti langkah pertama.
Langkah 3
Silahkan download NetBeans IDE 8.02, kemudian lakukan install pada komputer kamu. Pastikan JDK dan JRE sudah di install terlebih dahulu.
Cara Alternatif
Bagi kamu yang mengalami error saat install NetBeans, atau java JDK dan JRE nya tidak terdeteksi, maka kamu bisa menggunakan cara lainnya yakni melakukan install menggunakan JDK 8u111 with NetBeans 8.2 silahkan download filenya dibawah ini.
     JDK 8u111 with NetBeans 8.2
F. Kesimpulan
      Netbeans tidak hanya dapat digunakan buat java saja, karena Netbeans dapat di gunakan untuk bahasa pemograman lain seperti C/C++, Ruby, dan PHP. NetBeans GUI Builder sangat cocok untuk digunakan dalam pengembangan sistem berskala Enterprise.
G. Refrensi
    https://www.google.co.id/search?safe=strict&source=hp&ei=RFZvXLiZH5Gm9QO1tYmYDA&q=pengertian+netbeans&oq=pengertian+nerbean&gs_l=mobile-gws-wiz-hp.
https://www.google.co.id/search?safe=strict&ei=DVhvXP7GC5Oc9QPVzbeIBw&q=kelebihan+netbeans&oq=kelebihan+netbeans&gs_l=mobile-gws-wiz-serp.3..0i7i30l2j0j0i7i30l2.6118.9246..10141...0.0..1.822.2944.5-1j3......0....1.........0i71.afM4qhnGLiM.
H. Penutup
     Sekian yang dapat saya share semoga dapat bermanfaat buat semuanya.  Selamat membaca.
            Wassalamu'alaikum wr. Wb